Profil Timnas Italia Piala Eropa 2020 – Italia terikat dengan Jerman serta nomor dua sesudah Brasil jadi peserta kompetisi paling sukses sepanjang masa. Mereka memenangi kompetisi sepakbola Olimpiade pada tahun 1936 serta Kejuaraan Eropa pada tahun 1968. Mereka diketahui dengan nama Azzurri serta untuk perlengkapan biru tradisionil mereka.

Piala Utama

Kompetisi sepakbola Olimpiade: 1
Piala Dunia: 4
UEFA European Championship: 1

Catatan pemain

Permainan paling banyak dimainkan: Gianluigi Buffon (176)
Pembuat gol paling banyak: Luigi Riva (35)

Sejarah

Asal serta eksploitasi awal

Tidak lama sesudah dibangun pada tahun 1910, Italia mengadakan laga sah pertamanya dengan Prancis . Mereka menang 6-2 di muka seputar 4.000 pemirsa di Ajang Civica, dengan Pietro Lana cetak gol pertama. Suka dengan penampilannya, beberapa fans team memberikan hadiah pada beberapa pemain dengan lemparkan paket rokok pada mereka. Ini salah satu dari cuma dua laga yang akan dimainkan Italia dengan seragam putih; tahun kedepan, mereka berubah ke kaus biru yang di inspirasi oleh simbol House of Savoy di bendera nasional.

Kesuksesan penting pertama team datang pada tahun 1928, saat mereka tempatkan ke-3 di kompetisi sepak bola Olimpiade Musim Panas. Delapan tahun selanjutnya, mereka akan mengambil langkah lebih jauh dengan memenangi persaingan, menaklukkan Austria 2-1 di laga paling akhir. Antara dua tampilan ini, mereka memenangi Piala Internasional Eropa Tengah pada dua peluang. Mereka diundang ke Piala Dunia pertama pada tahun 1930, tapi mereka menampik untuk berperan serta.

Kemuliaan Piala Dunia

Tahun 1934 lihat Italia jadi tuan-rumah Piala Dunia, membuat tampilan pertama mereka di persaingan. Tim ini di pimpin oleh Giuseppe Meazza yang legendaris, yang dapat disebut pemain paling baik Italia selama hidup. Diketahui jadi “Il Genio” oleh wartawan Italia, Meazza ialah pembuat gol yang banyak serta pakar dalam soal bola. Team ini dilatih oleh Vittorio Pozzo, yang mempopulerkan susunan 2-3-2-3 dengan dua 1/2 punggung serta pemain depan.

Sesudah menaklukkan Amerika Serikat 7-1 dalam laga pertama mereka dalam riwayat Piala Dunia, Italia diputuskan untuk mainkan Spanyol . Laga selesai seimbang 1-1, dengan beberapa ketetapan polemis memberi dukungan team tuan-rumah. Dalam laga ulangan, Italia menaklukkan Spanyol 1-0 atas juara Meazza. Mereka selanjutnya menaklukkan Austria 1-0 di semi-final serta Cekoslowakia 2-1 di final, memenangi gelar Piala Dunia dalam tampilan kiprah mereka. Meazza dipilih jadi pemain kompetisi.

Sebab menambahkan penyerang muda berpotensi Silvio Piola, banyak ahli yakin jika tim Italia di Piala Dunia 1938 serta lebih kuat dari yang awalnya. Italia menunjukkan mereka benar dengan menaklukkan Norwegia, Prancis, Brasil, serta Hongaria diperjalanan ke gelar Piala Dunia ke-2 beruntun. Menurut isu, Pertama Menteri Italia Fasis Mussolini kirim team satu telegram sebelum final menjelaskan, “Menang atau mati!” Tetapi, ini belum pernah dapat dibuktikan.

Juara Eropa

Italia pada akhirnya keluar dari kemerosotan ini pada tahun 1968, di Kejuaraan Eropa pertama mereka. Sesudah lewat kwalifikasi, Italia diambil menjadi tuan-rumah kompetisi final. Laga semi final mereka dengan Uni Soviet selesai seimbang 0-0, yang membuat Italia maju dengan lemparan koin. Laga menantang Yugoslavia di final selesai seimbang, tapi Italia memenangi replay 2-0, mengklaim trofi penting pertama mereka dalam 30 tahun.

Team bawa bentuk bagus ini ke Piala Dunia 1970 . Di pimpin oleh pemain ofensif berpotensi seperti Gianni Rivera serta Luigi Riva, Italia sukses sampai ke final, dimana mereka ditaklukkan oleh Brasil 1-4. Laga mereka yang paling terkesan di kompetisi ini ialah semi-final menantang Jerman Barat, yang selanjutnya diketahui jadi “Game Era Ini.” Italia memenangi laga 4-3, dengan 5 dari 7 gol hadir di waktu penambahan serta Rivera cetak gol akhir. juara.

Kembali pada tribune

Sesudah penurunan ini, Federasi Sepak Bola Italia menunjuk Marcello Lippi jadi manager baru. Laga kiprahnya yang bertanggungjawab menantang Islandia selesai dengan kekalahan 0-2 yang mengagetkan, tapi dia masih sukses amankan satu tempat di Piala Dunia 2006 . Saat set group berguling, Italia tampil seperti mesin yang diminyaki secara baik. Dengan dua kemenangan atas Ghana serta Republik Ceko serta hasil seimbang menantang Amerika Serikat, mereka alami sedikit kesusahan untuk maju dari group.

Set gugur membuat Italia terus tampil oke, khususnya di ujung pertahanan. Mereka menaklukkan Australia, Ukraina, serta Jerman tanpa ada kecolongan gol, mempersiapkan laga pertandingan final yang lain dengan Prancis. Kesempatan ini, final diselimuti pro-kontra. Laga selesai 1-1 serta selesai dengan beradu penalti, tapi tidak sebelum Zinedine Zidane dikeluarkan sebab lakukan headbutting Marco Materazzi. Italia memenangi beradu penalti, mengklaim gelar Piala Dunia ke-4.

Sejarah terbaru

Sesudah perolehan ini, Italia mulai berusaha untuk kembali pada jalan kemenangannya. Mereka keluar di set pertama di Piala Dunia 2010 serta 2014 serta benar-benar tidak berhasil di Piala Dunia 2018. Tampilan mereka di Kejuaraan Eropa sedikit lebih memberikan inspirasi. Baik Euro 2008 serta 2014 edisi Euro lihat Azzurri membuat perempat final, tapi mereka tersisih dari beradu penalti pada ke-2 peluang.

Tampilan paling sukses mereka sepanjang periode ini datang di Euro 2012. Sesudah selamat dari group kuat yang terbagi dalam Spanyol serta Kroasia , Italia menaklukkan Inggris lewat beradu penalti. Mereka mengikutinya dengan menaklukkan Jerman 2-0 di semi-final, dengan Mario Balotelli cetak ke-2 gol. Laga paling akhir menantang Spanyol cukup antiklimaks, sebab lawan-lawan mereka pimpin lebih dini serta mengatur permainan ke arah kemenangan 4-0.

Profil Timnas Italia Piala Eropa 2020

Profil Timnas Italia Piala Eropa 2020

NEGARA ITALIA
Nama Pemain Usia Sekarang Posisi Klub Sekarang
Alessio Cragno 25 Kiper Cagliari
Gianluigi Donnarumma 20 Kiper AC Milan
Pierluigi Gollini 24 Kiper Atalanta
Alex Meret 22 Kiper Napoli
Antonio Mirante 36 Kiper AS Roma
Mattia Perin 27 Kiper Juventus
Salvatore Sirigu 33 Kiper Torino
Francesco Acerbi 32 Bek Lazio
Cristiano Biraghi 27 Bek Inter
Leonardo Bonucci 33 Bek Juventus
Giorgio Chiellini 35 Bek Juventus
Danilo D’Ambrosio 32 Bek Inter
Mattia De Sciglio 27 Bek Juventus
Giovanni Di Lorenzo 26 Bek Napoli
Emerson 25 Bek Chelsea
Armando Izzo 27 Bek Torino
Gianluca Mancini 23 Bek AS Roma
Luca Pellegrini 20 Bek Cagliari
Cristiano Piccini 27 Bek Valencia
Alessio Romagnoli 24 Bek AC Milan
Nicolò Barella 22 Tengah Inter
Gaetano Castrovilli 22 Tengah Fiorentina
Federico Chiesa 22 Tengah Fiorentina
Andrea Cistana 22 Tengah Brescia
Bryan Cristante 24 Tengah AS Roma
Alessandro Florenzi 28 Tengah AS Roma
Vincenzo Grifo 26 Tengah Freiburg
Lorenzo Insigne 28 Tengah Napoli
Jorginho 28 Tengah Chelsea
Rolando Mandragora 22 Tengah Udinese
Lorenzo Pellegrini 23 Tengah AS Roma
Stefano Sensi 24 Tengah Inter
Leonardo Spinazzola 26 Tengah AS Roma
Sandro Tonali 19 Tengah Brescia
Marco Verratti 27 Tengah PSG
Nicolò Zaniolo 20 Tengah AS Roma
Andrea Belotti 26 Penyerang Torino
Federico Bernardeschi 25 Penyerang Juventus
Stephan El Shaarawy 27 Penyerang Shanghai Shenhua
Ciro Immobile 29 Penyerang Lazio
Moise Kean 19 Penyerang Everton
Kevin Lasagna 27 Penyerang Udinese
Riccardo Orsolini 22 Penyerang Bologna
Leonardo Pavoletti 32 Penyerang Cagliari
Matteo Politano 26 Penyerang Inter
Fabio Quagliarella 36 Penyerang Sampdoria
Roberto Mancini 55 Pelatih

Baca Juga : Profil Timnas Inggris Piala Eropa 2020