Profil Timnas Jerman Piala Eropa 2020 – Jerman Barat – ialah yang paling sukses, memenangi tiga Piala Dunia serta dua Kejuaraan Eropa. Semenjak penggabungan kembali negara itu pada tahun 1990, Jerman mengklaim dua trofi penting yang lain, menguatkan tempatnya jadi salah satunya timnas paling besar selama hidup.

Piala utama

Piala Dunia: 4
UEFA European Championship: 2

Catatan pemain

Permainan paling banyak yang dimainkan: Lothar Matthäus (150)
Pembuat gol paling banyak: Miroslav Klose (71)

Sejarah

Yayasan serta riwayat awal

Pada tahun 1900, Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) dibangun oleh perwakilan dari 86 club. Ini mainkan peranan penting dalam mengkonsolidasikan beberapa persaingan regional Jerman jadi satu liga nasional tunggal, yang berlangsung pada tahun 1902. Timnas mainkan laga sah pertamanya pada tahun 1908, kalah dari Swiss 3-5. Mereka ikut dalam kompetisi sepakbola Olimpiade 1912, yang diingat untuk Gottfried Fuchs yang cetak 10 gol dalam kemenangan 16-0 menantang Rusia.

DFC pilih beberapa pemain untuk timnas sampai 1926, dimana mereka menunjuk Otto Nerz jadi pelatih. Sesudah mangkir di Piala Dunia pertama sebab tidak dapat lakukan perjalanan ke Uruguay, Jerman sukses maju ke Piala Dunia 1934 . Mereka selanjutnya menaklukkan Belgia serta Swedia, tapi pada akhirnya ditaklukkan oleh Cekoslowakia di semi-final. Mereka akhiri kompetisi dengan suara positif dengan menaklukkan Austria di laga ke-3.

Kerugian berat

Dua Piala Dunia selanjutnya ialah masalah yang relatif sukses. Dalam edisi kompetisi 1958, mereka tempatkan ke-4 sesudah kalah dari Swedia di semi-final serta Prancis di laga ke-3. Piala Dunia 1962 sedikit mundur, sebab Jerman Barat tersisih oleh Yugoslavia di perempat final. DFB menyikapi kerugian ini dengan mengenalkan profesionalisme ke sepakbola Jerman, membuat Bundesliga pada tahun 1963.

The Piala Dunia 1966 lihat Jerman membuat jalan ke final, dimana mereka akan bermain host Inggris . Walau Inggris pimpin 2-1 sampai menit akhir laga, Jerman Barat sukses menyamai posisi lewat Wolfgang Weber, bawa laga ke waktu perpanjangan. George Hurst selanjutnya tempatkan Inggris unggul dengan cetak gol polemis dari mistar gawang. Dengan pemirsa bergegas lapangan di saat paling akhir laga, Hurst memberikan tambahan arah lain untuk score 4-2 akhir.

Empat tahun selanjutnya, Jerman Barat akan membalas dendam dengan menaklukkan Inggris di perempat final. Tetapi, semi-final menantang Italia membuat mereka menanggung derita kekalahan yang menyedihkan. Dalam laga yang selanjutnya berjudul “game era ini,” Jerman kembali menyamai posisi waktu laga sebelum semprit akhir. Mereka cetak dua gol dalam dua waktu perpanjangan lewat Gerd Müller , tapi itu kurang untuk menaklukkan Italia , yang cetak tiga.

Sukses terus

Walau terus turunkan team yang kompak di dua kompetisi besar selanjutnya, Jerman Barat tidak berhasil menjaga satu dari judulnya. Di final Euro 1976, mereka sukses bangun dari tertinggal 0-2, tapi pada akhirnya kalah dalam beradu penalti. Di Piala Dunia 1978 , mereka tidak berhasil maju dari set penyisihan group ke-2 sesudah kalah 1-2 dari Austria pada laga penetapan. Ini membuat perkembangan training baru, dengan asisten lama Jupp Derwall yang pimpin.

Dibawah Derwall, Jerman Barat meluncur ke gelar besar lain di Euro 1980. Ini ialah Kejuaraan Eropa pertama yang tampilkan delapan team, serta Jerman Barat harus tempati urutan pertama dalam grupnya untuk sampai final. Mereka mengerjakannya dengan menaklukkan Cekoslowakia (1-0) serta Belanda (3-2), menggambar dengan Yunani di set final. Di final, mereka menaklukkan Belgia 2-1 lewat dua gol dari Horst Hrubesch.

The Piala Dunia 1982 tidak mengawali secara baik untuk Jerman Barat, sebab mereka kehilangan pembuka menantang Aljazair. Tetapi, mereka sukses sembuh dengan menaklukkan Chili serta Austria. Di set penyisihan group ke-2, mereka bermain seri 0-0 menantang lawan lama Inggris serta menaklukkan Spanyol 2-1. Laga semi final menantang Prancis ialah momen yang menegangkan, dengan Jerman Barat hampir tidak ada hukuman. Tetapi, mereka tidak mempunyai cukup tersisa di tangki untuk final menantang Italia, yang menaklukkan mereka 3-1.

Masa baru

Dengan promo Joachim Loew jadi pelatih kepala pada 2008, Jerman memperdagangkan style berpikiran defensif ciri khas mereka dengan style menyerang. Pertanda pertama dari perkembangan ini kelihatan di Euro 2008, dimana Jerman berusaha ke arah final dengan Spanyol. Tanpa ada jawaban yang efisien untuk “tiki-taka” Spanyol, Jerman kalah 0-1.

Dua Kejuaraan Eropa berikut lihat Jerman tampil benar-benar kuat. Pada 2012, mereka memenangi ke-3 laga group serta menaklukkan Yunani di perempat final – cetak rekor 15 kemenangan dalam laga bersaing – tapi selanjutnya kalah dari Italia 1-2. Pada 2016, mereka berjumpa di semi-final; kesempatan ini, mereka tidak bisa maju melalui Prancis, yang mencatat kemenangan bersaing pertama mereka menantang Jerman dalam 58 tahun.

Antara dua tampilan ini, Jerman populer memenangi Piala Dunia 2014 . Sesudah amankan tempat di set skema gugur, mereka melalui Aljazair di set 16 (2-1) serta Prancis di perempat final (1-0). Di semi-final, mereka mencatat kemenangan bersejarah 7-1 atas tuan-rumah Brasil, cetak empat gol dalam tenggang 7 menit di set pertama. Mereka selanjutnya menaklukkan Argentina yang di pimpin Messi di final dengan menyusul juara Mario Götze.

Profil Timnas Jerman Piala Eropa 2020

Profil Timnas Jerman Piala Eropa 2020

NEGARA JERMAN
Nama Pemain Usia Sekarang Posisi Klub Sekarang
Bernd Leno 27 Kiper Arsenal
Manuel Neuer 33 Kiper Bayern Munchen
Marc-André ter Stegen 27 Kiper Barcelona
Kevin Trapp 29 Kiper Eintracht Frankfurt
Sven Ulreich 31 Kiper Bayern München
Matthias Ginter 25 Bek Bor. Monchengladbach
Marcel Halstenberg 28 Bek RB Leipzig
Jonas Hector 29 Bek Koln
Thilo Kehrer 23 Bek Paris Saint-Germain
Lukas Klostermann 23 Bek RB Leipzig
Robin Koch 23 Bek Freiburg
Antonio Rüdiger 26 Bek Chelsea
Nico Schulz 26 Bek Borussia Dortmund
Niklas Stark 24 Bek Hertha Berlin
Niklas Sule 24 Bek Bayern Munchen
Jonathan Tah 23 Bek Bayer Leverkusen
Nadiem Amiri 23 Tengah Bayer Leverkusen
Julian Brandt 23 Tengah Borussia Dortmund
Emre Can 25 Tengah Juventus
Julian Draxler 26 Tengah Paris Saint-Germain
Maximilian Eggestein 23 Tengah Werder Bremen
Serge Gnabry 24 Tengah Bayern Munchen
Leon Goretzka 24 Tengah Bayern Munchen
İlkay Gündogan 29 Tengah Manchester City
Kai Havertz 20 Tengah Bayer Leverkusen
Joshua Kimmich 24 Tengah Bayern Munchen
Toni Kroos 29 Tengah Real Madrid
Marco Reus 30 Tengah Borussia Dortmund
Sebastian Rudy 29 Tengah Hoffenheim
Suat Serdar 22 Tengah Schalke 04
Leroy Sae 23 Penyerang Manchester City
Luca Waldschmidt 23 Penyerang Freiburg
Timo Werner 23 Penyerang RB Leipzig
Joachim Low 59 Pelatih

Baca Juga : Profil Timnas Italia Piala Eropa 2020